THE EFFECT OF LEARNING MODELS AND INDONESIAN LANGUAGE PROFICIENCY, ON THE ABILITY TO WRITE PROCEDURAL TEXTS

Aceng Joyo, Sudarwan Danim, Didi Yulistio, S Susetyo
  Erudio, Vol 6, No 2 (2019),  pp. 136-150  

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of learning models and Indonesian language proficiency, on the ability to write procedure texts in Seluma Vocational High School students. The method used in this study is the experimental method. The data in this study were collected using test techniques, namely the writing test and the objective ability test for writing text procedures. The results showed that there was an influence between the interaction of learning models and Indonesian language proficiency on the ability to write procedure texts in class XI Vocational High School students in Seluma. The conclusion in this study is that the learning model and Indonesian language proficiency significantly influence the ability to write procedure texts of class XI students at Seluma State Vocational School.

 

 

Keywords


Model; Proficency; Writing; Procedure Text

Full Text:

PDF PDF

References


Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.

Akhdiah, Sabarti, dkk. (1992). Bahasa Indonesia 1. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Akhdiah, Sabarti, dkk. (1988). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Alma, Buchari, dkk. (2010). Guru Profesional Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Arends, Richard. (2008). Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arifin, Zaenal dan Amran Tasai. (1985). Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Mediyatama sarana Perkasa.

Arifin, Zaenal Prof., Dr. dan Anung Haryono, M. Sc. (2016). Metodologi Pengajaran Bahasa dan Sastra Panduan Penting bagi Guru Bahasa yang Ingin Profesional dan Menjadi Idola Siswa. Jakarta: PT. Pustaka Mandiri.

Aslanoglu, Aslihan Erman dan Omer Kutlu. (2009). Factors Affecting The Listening Skill. Jurnal disampaikan pada World Conference on Educational Sciences.

Azhar, Lalu. (1993). Proses Belajar Mengajar Pola CBSA. Surabaya: Usaha Nasional.

Barbara. B Seel (ed). (1995). Intructional design Fundamentals: A Reconsideration. (educational Technology Publications, Inc., Englewood Cliffs, New Jersey.

Brown, Douglas. (2000). Principles of Language Learning and Teaching, Fourth Edition. New York: Addison Wesley Longman, Inc.

Burhan Nurgiyantoro. (1995). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: BPFE.

Chaer, Abdul. (2011). Ragam Bahasa Ilmiah. Jakarta: Rinneka Cipta.

D. Beijaard et al. (eds.), (2005). Teacher Professional Development in Changing Conditions. Spinger. Printed in the Netherlands.

Dalman. (2014). Keterampilan Menulis Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Dananjaja, James. (2002). Foklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineksa Cipta.

Dr. Aan Hasanah, M.Ed. (2012). Profesi Keguruan. Bandung: Pustaka Setia.

Hamalik, Oemar. (2006). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Hanafiah Nanang dan Cucu Suhada. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Haryadi. (1997). Berbicara (Suatu Pengantar) Diktat Perkuliahan: IKIP Yogyakarta.

Hikmat, Ade dan Nani Solihati. (2013). Bahasa Indonesia. Jakarta: Kompas Gramedia.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Hutt, W. (2003). A System Model Of Human Behavior. Educational Psychology Interactive.

Iskandarwassid & Dadang Sunendar. (2011). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda.

Joyce Bruce and Marshal Weil. (1996). Model Of Teaching. Boston: Ally and Bacon.

Joyce, Bruce dkk. (2009). Models Of Teaching Model-Model Pengajaran. New Jersey USA.: As anallyn & Bacon One Lake Street.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Buku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik kelas X. Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 58 tahun 2014 tentang Kurkulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 SMP Bahasa Inggris. Jakarta: Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2010). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Puskurbuk.

Keraf, Gorys. (1984). Tata Bahasa Indonesia: Sekolah Menengah Tingkat Atas. Jakarta: Nusa Indah.

Kusumaningsih, dkk., 2013. Terampil Berbahasa Indonesia. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Marvin W. Berkowitz and Melinda C. Bier,. (2004). Research-Based Character Education, the ANNALS of the American Academy of Political and Social Science.

Miarso, Y. (2005). Landasan Berpikir dan Teori dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Penabur.

Moedjiono, Dimyati. (1993). Stategi Belajar Mengajar. Jakarta: Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Nasional.

Moleong, Lexy J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Moleong, Lexy J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nanang dan Cucu. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran Bandung: PT. Refika Aditama.

Nunan, David. (2005). Practical English Language Teaching. Singapore: MCGraw Hill Companies, Inc.

Nurgiantoro, Burhan. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.

Parera, J. D. (1996). Pedoman Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Richards, Terry George. (1962). Office Management and Control, Fourth Edition. Homewood: Richard D. Irwin Inc.

Rivai, Veithzaal. dan Sylviana Murni. (2009). Education Management Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.

Sarwono, Jonathan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Subyantoro dan Bambang Hartono. (2003). Pengembangan Kemampuan Berbahasa Pembelajaran Keterampilan Mendengarkan, Berbicara, Membaca, dan Menulis. Makalah Disampaikan pada Pelatihan Terintegrasi Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Tahun 2003.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugono, Dedy. (2003). Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat.

Sund, R.B. & Trowbridge, L.W. (1973). Teaching Science by Inquiry in the Secondary School, 3rd Ed. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company

Suprijono, Agus. (2010). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryosubroto, B. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Sutrisno, Joko. (2008). Pengaruh Metode Pembelajaran Inquiry dalam Belajar Sains Terhadap Motivasi Belajar Siswa. http://www.erlangga.co.id. (Diunduh pada Tanggal 7 September 2018).

Susetyo. (2009). Menulis Akademik. Bengkulu: FKIP Universitas Bengkulu.

Suyono dan Hariyanto. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syah, Muhibin. (2004). Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tarigan, Djago. (1991). Metodologi Pengajaran Bahasa. Bandung: Angkasa.

Tarigan, Djago. (1994). Menyimak sebagai Suatu Pengantar Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tavil, Zekiye Muge. (2010). Integrating Listening and Speaking Skills to Facilitate English Language Learners’ Communicative Competence. WCLTA 2010.

Trianto, Agus. (2012). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Prenada Media.

Trianto. (2012). Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Lembaga Informasi Nasional.

Wibowo, Wahyu. (2007). Menjadi Penulis dan Penyunting Sukses. Jakarta: Bumi Aksara.

Widyamartaya, A. (1990). Seni Menuangkan Gagasan. Yogyakarta: Kanisius.

Wiryodijoyo, Suwaryono. (1989). Membaca: Strategi Pengantar dan Tekniknya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Yildirim, Ozen, Safiye Bilican dan Omer Kutlu. (2012). ”The Factors That Predict The Frequency of Activities Developing Students Listening Comprehension Skills”. WCES 2012

Yustinah. (2017). Produktif Berbahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas XI. Jakarta:PT. Erlangga.

Zualaeha, Ida dan Fathur Rahman. (2009). Pengembangan Inovasi Pembelajaran dan Materi Ajar Bahasa Berbasis Information Communication Technology (ICT) yang Berorientasi pada Kebutuhan Kompetensi Komunikatis Siswa. Semarang: Unnes.

Zuhayya. (2010). Menyimak. http://zujayya.blogspot.com.

Setiawan, S. (2019, October 7). Teks Prosedur : Pengertian Dan (Tujuan – Kaidah – Macam – Ciri – Contoh). Retrieved from https://www.gurupendidikan.co.id/teks-prosedur/.Albrow, M. (1989). Birokrasi. Translated by R. Karim. Yogyakarta: PT.Tiara Wacana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Erudio Journal of Educational Innovation

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.